Kamis, 23 Oktober 2014

THE LAST

Allahamdulillah , yang terakhir untuk memenuhi tugas review hari ini . 
Yang terakhir ini aku bakalan membahas sebuah blog yang judulnya "gambaran besar pertanian "
kedengaran judulnya asik banget yah . Ini dia blognya http://www.bigpictureagriculture.com/

Saya mulai , dari kecepatan waktu untuk membuka blog ini atau yang sering disebut dengan loading , itu sudah pasti akan menjadi hal yang sangat menentukan keputusan akhir seseorang akan membuka atau tidak blog tersebut walaupun yah walaupun uda diklik tetep aja kalau lama bakalan ditinggalain , karena banyak yang diperhitungkan , kalau saya sih gitu . 
Nah blog yang satu ini itu loadingnya gak lama kok , jadi lumayan cepet dan masik berkemungkinan untuk gak ditinggalin pembacanya 

Terus kannya saya akan membahas isinya , isi blog ini itu adalah tentang bagaimana gambaran pertanian , dari berbagai komoditas dan dampak- dampaknya jadi, hal ini sangat menarik loh ya . 

 Selanjutnya adalah penampilan atau yang sering di sebut seabagai desain blog , yang menurut saya terlalu simple , walau gambar yang ditampilkan bagus- bagus , fontnya juga pas takaran , gedjetnya juga gak rame . 

 Jadi ayoo kunjungi blog itu . 
sekian . :)

ini yang ke 4

Nah ini yang ke 4 untuk review aku , blognya yang mau aku review adalah blog yang membahas tentang kayak peraturan pertanian gitu ini blognya farmpolicy.com. Berisi tentang kebijakan atau ringkasan - ringkasan pertanian yang memberi info tentang pertanian . Atau kebijakan - kebijakan pertanian yang terkini. 

Selanjutnya penampilan blog ini itu terlalu rame sebenarnya karena terlalu banyak gambar, dan tidak hanya itu fontnya juga kurang beraturan . dan membuat pembaca kurang tertarik.

Sementara itu loading untuk membuka blog ini tidak terlalu lelet, jadi pada intinya blog ini itu bagus isinya tapi desainya kurang menarik . 
Sekian . 

seasion lanjut

Traaaaa, saya mungkin mulai lelah ngepost review - review ini . Tapi yah harus tetep semangat dong . 
Selanjutnya aku masik akan mereview dan masik berkutat di blog yang membahas tentang pertanian tapi bedanya aku akan mereview sabuah blog yang menceritakan tentang pertanian di jepang ini dia blognya http://47japanesefarms.com/
Kali ini aku akan memulai dengan kontennya yah , jadi ini itu blognynya sama judulnya nyambung karena penulis dalam blog ini itu membahas atau menceritakan tentang 47 pertanian di Jepang . Penulis itu menceritakan tentang pertanian di berbagai daerah di Jepang . Yang pastinya menggunakan kalimat yang enak dibaca lah . 
Teruskan saya akan melanjutkan tentang penampilan di Blog ini , jujur saja blognya kurang menarik desainnya . Dan gedjet yang ditampilkan juga tidak ada . Jadi menurut saya blognya akan kurang menarik orang lain untuk datang padahalkan ya isinya blog nya itu bagus banget . 
Loading untuk blog ini juga cepet, karena penampilannya simple kali yah . Tapi untuk ukuran font nya sama gambar-gambarnya dan bahsanya asik kok , bisa dimengerti karen blog ini bercerita tentang perjalanan . 
Sekian :)

Rabu, 22 Oktober 2014

next , masik ngereview lagi ini . 
jadi sekarang aku masih , mau ngereview , tapi yang mau aku review sakarang berbeda pastinya dengan yang sebelumnya aku review . 
sekarang yang aku mau review itu blog yang ini http://farmbusiness.blogspot.com/
 Seperti biasa yah , masih ke hal awal yang biasa di cari oleh pengunjung blog kecepatan loading dari suatu web atau blog , tidak memungkiri bahwa setiap orang yang akan membaca blog itu akan melihat kecepatan loading untuk membuka blognya . lah kalau lama yah mending cari yang lain aja . 
Jadi web yang aku review sekarang itu loading webnya itu cepet itu . sumpah serius cepet banget . 
Selanjutnya adalah penampilan dari blog ini . seriusan simple banget , bahkan menurut aku terlalu simple jadi malah berkesan kurang menarik gitu karena cuma warna putih . Terus tidak ada gedjet yang dmenarimyang diletakkan di dalam blog tersebut . Tapi tulisannnya itu bagus judul dan font untuk isinya tidak terlalu kecil jadi bisa dibaca . 
Nah , sekarang kita ngulas tentang isinya , jadi blog ini itu membahas tentang bagaimana berwirasusaha memalaui agriculutre , uda pada tau dong yah gimana peluang usaha di agriculutre . Jadi didalam blog ini akan diberitahu berbagai trik dan komoditas agriculuture yang dapat memberi keuntungan yang sangat besar.
Tidak hanya itu blog ini juga memberi kita pengetahuan bagaimana memilih usaha di jenis pertanian mana yang harus kita ambil, dan usaha pertanian apa yang sedang naik memilki penghasilan yang tinggi . 
mungkin sekian aja ya reviewnya kalau mau tau lebih lengkap kunjungi lah blognya .

Review1

Haloo apa kabar kalian ?
semoga baik-baik aja yaa 
sekarang saya akan mereview sebuah blog lagi ini , pasti pada heran isi blog saya kok review semua , yah itu karena tugasnya masik ngreview terus ini . 
yah udah langsung aja yah aku mau ngereview nya ini tapi tak kenalin dulu yah ini blognya itu namanya http://www.smallfarmcentral.com/blog
terus blog ini itu membahas tentang "pertanian" emang yah anak pertanian jadi blog yang direview yah rata-rata tentang pertanian . 

traaaaaa, kita mulai yah dari loading biasakanya yah para pengunjung blog itu akan mempertimbangkan cepat lambatnya loading sebuah web , nah web ini itu loading home pagenya itu gak lelet jadi sudah cukup bagus . gak menyebabkan pengunjung kabur . yah kayak mau ngapain aja pengunjung kabur segala . :D
teru yah terus main pagenya juga gak lelet kok , karena gak banyak pernak-perniknya eits tapi jangan salah loh bukan berarti gak banyak pernak-perniknya malah gak terlihat apik itu blog . Blognya itu asik kok templatenya itu simple tapi terkesan apik untuk dilihat , simple gimana gitu dan satu lagu nyambung banget  sama nama blognya kan blognya itu namanya "kecil pertanian central" jadi yah tempaletnya itu juga gambar persawahan gitu . 

Terus aku juga mau ngereview satu judul dari blognya judul blognya itu ngebahas tentang hari tani , tau dong ya hari tani , yang kemaren ituloh . Jadi isinya itu itu yah gitu mengulas tentang hari tani yang dilakukan oleh pbb . Dan mengulas juga tema yang diangkat oleh pbb untuk merayakan hari pangan ini . Selain itu Blognya itu bagus banget lah ukuran hurufnya juga gak kekecilan kok , terus desain blognya itu gak berlebihan dan pas takaran .
Ya udah sekian yah review saya , ayo datang dan kunjungi gak cuma yang saya bahas tadi kok masik banyak artikel lain yang menarik . 

5

Nah , sekarang itu mau review lagi tentang blog temen ku 
judul blognya itu "it's my life"
Templatenya itu warna biru keputihan terus ada bunga-bunganya gitu . Isinya tentang pertanian - poertanian dan masik sebatas tugas - tugas aja .Belum ada postingan yang terlalu menarik. Tapi jangan salah loh ya bukan berarti gak enak di baca , postingannya itu masik tentang pertanian dan ilmu-ilmu lainnya . mBelum terlalu banyak juga isi postingannya . Tapi isinya itu uptodate kok . Eh ada tapinya lagi hurufnya itu terlalu kecil jadi kadang menyulitkan . 
nah ini blognya bisa langsung di cek http://irmanathanp.blogspot.com/

4

Nah sekarang mau ngreview blognya temen aku yang namanya esti , esti itu bklognya cerah ceria warna ijo sama biru gitu . Isinya juga masik dikit karena kayaknya blog baru gitu. 
terus isinya juga hampir sama sama blog yang saya review sebelumnya ada tentang pertanian sama tentang memperkenalkan diri. Terus ada kalenderr dan hurufnya juga tidak terlalu kecil kok jadi blognya asik dibaca. Tapi sebaiknya lebih banyak yang di post  dan tidak banyak yang berisi pernak pernik . 
Sekarang saya akan memberikan alamatnya http://estisulistya.blogspot.com/
bisa di buka sendiri biar lebih tau 

3

Ngereview blognya nana sekarang , blognya itu menarik , ada puisinya juga ada ilmunya juga. tamplate nya juga sama klasik dengan blognya opi dan backgroun rada gelap. Tapi tampilan diblognya nanan yaitu warna hurufnya terlalu kontras dengan backgroundnya jadi ya ada tulisan yang gak kebaca . Selain itu disini sebainya di tambah kan jam , dan ada sejenis pernak-pernik ikan gitu . ini blognya nana , kalau mau dilihat sendiri dan dibvaca ya guys . http://nanaseptia.blogspot.com/

Review True

Holahoooooooo............

Sekarang mau bgereview lagi ini ceritanya , tapi sekarang yang mau di review itu blognya opi alias Novia Lailatul Aliyah , nah sekarang saya akan berikan alamat blognya juga 
 ini dia blognya : http://novialaliyah.blogspot.com/

 judul blognya itu "TRUE" , uda kebayang dong ya judulnya aja true kebayangan gimana isinya . dimulai dari template yaa 
Templatenya diblog opi itu kayak sejenis ruangan tua tapi klasik gitu , kesannya klasik tapi gak tau deh beneran klasik apa enggak . Terus tampilan laiinya itu pakek background gelap gitu. Terus gak banyak pernak-perniknya jadi yaah gak rame dan gak bikin pembaca teralihkanlah pandangannya dari artikelnya . 
Selanjutnya kita ngebahsa tentang isi artikelnya , isinya itu yah lumayan banyak lah dan enak dibaca . Salah satu isisnya itu tentang pertanian . Post -postingannya juga uptodate kok jadi yah true lah . Yah sejauh ini postingannya masik berisi pertanian dan tugas - tugas aja . Untuk ukuran font juga gak kecil-kecil banget kok.Tapi  ada beberapa tulisan yang warna tulisannya sama backgroundnya kontras jadi sedikit sulit dibaca. 


SEKIAN . 

Ceritanya ngereview

ini mau ngereview blog teman saya namanya nisrina 

ini blognya

 http://nisrinafizh.blogspot.com

Blognya ini itu masih blog baru jadi isinya juga masik dikit , terus tampilan blognya juga masik polos .
Templatenya itu masik putih sama coklat aja , polos banget kan . 
di blognya itu juga masik belum ada jamnya , seharusnya lebih baik ada jadi bisa buat ngingetin pembaca blog buat ngasih tau gitu uda jam berapa . kan kasian juga kalau ke asikan baca blognya sampek telat kegiatan laiinya . 
Terus isi blognya itu ada beberapa artikel tentang pertanian yang bisa dikatan itu ada failed dan dapat membantu para pembaca. Blog ini itu sudah lumayan bagus karena akan membuat pembaca terfokus pada artikel karena tidak banyak pernak-perniknya. 
Selain itu , isi blog sudah bagus dan dan font hurufnya sudah rapi dan tidak kekecilan jadi pembaca tidak akan kesulitan membaca . 

Senin, 20 Oktober 2014

analisis kebijakan pertanian

Analisis Kebijakan Pembangunan Pertanian di Indonesia

Artikel Ekonomi. Pada kesempatan ini kita akan melakukan Analisa Kebijakan Pembangunan Pertanian di Indonesia, berikut paparannya :

Pembangunan Pertanian di Indonesia merupakan hal terpenting dari keseluruhan pembangunan ekonomi, apalagi semenjak sektor pertanian ini menjadi penyelamat perekonomian nasional karena justru pertumbuhannya meningkat, sementara sektor lain pertumbuhannya negatif. Beberapa alasan yang mendasari pentingnya pertanian di Indonesia : (1) potensi sumberdayanyayang besar dan beragam, (2) pangsa terhadap pendapatan nasional cukup besar, (3) besarnya penduduk yang menggantungkan hidupnya pada sektor inidan (4) menjadi basis pertumbuhan di pedesaan.
            Pada era reformasi, paradigma pembangunan pertanian meletakkan petani sebagai subyek, bukan semata-mata sebagai peserta dalam mencapai tujuan nasional. Karena itu pengembangan kapasitas masyarakat guna mempercepat upaya memberdayakan ekonomi petani, merupakan inti dari upaya pembangunan pertanian/pedesaan. Upaya tersebut dilakukan untuk mempersiapkan masyarakat pertanian menjadi mandiri dan mampu memperbaiki kehidupannya sendiri. Peran Pemerintah adalah sebagai stimulator dan fasilitator, sehingga kegiatan sosial ekonomi masyarakat petani dapat berjalan dengan sebaik-baiknya. Berdasarkan pada paradigma tersebut maka visi pertanian memasuki abad 21 adalah "pertanian modern, tangguh dan efisien". Untuk mewujudkan visi pertanian tersebut, misi pembangunan pertanian adalah "memberdayakan petani menuju suatu masyarakat tani yang mandiri, maju, sejahtera dan berkeadilan". Hal ini akan dapat dicapai melalui pembangunan pertanian dengan strategi:
(1)          Optimasi pemanfaatan sumber daya domestik (lahan, air, plasma nutfah, tenaga kerja, modal dan teknologi);
(2)          Perluasan spektrum pembangunan pertanian melalui diversifikasi teknologi, sumber daya, produksi dan konsumsi;
(3)          Penerapan rekayasa teknologi pertanian spesifik lokasi secara dinamis;
(4)          Peningkatan efisiensi sistem agribisnis untuk meningkatkan produksi pertanian dengan kandungan IPTEK dan berdaya saing tinggi, sehingga memberikan peningkatan kesejahteraan bagi petani dan masyarakat secara berimbang.

PRIORITAS PEMBANGUNAN DI INDONESIA TAHUN 2010
            Prioritas pembangunan berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2010,sebagai berikut:
Prioritas 1. Pemeliharaan Kesejahteraan Rakyat serta Penataan Kelembagaan dan Pelaksanaan Sistem Perlindungan Sosial.
Prioritas 2. Peningkatan Kualitas Sumberdaya Manusia Indonesia.
Prioritas 3. Pemantapan Reformasi Birokrasi dan Hukum, serta Pemantapan Demokrasi dan Keamanan Nasional.
Prioritas 4.  Pemulihan Ekonomi yang Didukung oleh Pembangunan Pertanian, Infrastruktur dan Energi.
Prioritas 5. Peningkatan Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup.
            Beberapa rumusan kebijakan pembangunan sektor pertanian yang penting yang disusun berdasarkan hasil kajian sebagai berikut:
(1)     Kebijakan Pengendalian Konversi Lahan Sawah ke Penggunaan Non Pertanian;
(2)     Kebijakan Reservasi Lahan Sawah di Jawa;
(3)     Kebijakan Kemandirian Pangan Nasional;
(4)     Kebijakan Penentuan Harga Dasar Pembelian Gabah;
(5)     Kebijakan Peningkatan Tarif Gula untuk Meningkatkan Pendapatan Petani Tebu;
(6)     Kebijakan Harga Air Irigasi;
(7)     Kebijakan Tarif Impor Paha Ayam dalam Melindungi Industri Perunggasan Nasional;
(8)     Kebijakan Tata Niaga dan Distribusi Pupuk Bersubsidi di Indonesia;
(9)     Kebijakan Percengkehan Nasional.


IMPLEMENTASI DAN TANTANGAN PEMBANGUNAN PERTANIAN
            Sejalan dengan perubahan tatanan politik di Indonesia yang mengarah pada era domokratisasi serta perubahan tatanan dunia yang mengarah pada globalisasi, maka pembangunan sektor pertanian dimasa datang dihadapkan pada dua tantangan pokok sekaligus.Tantangan pertama adalah tantangan internal yang berasal dari domestik, dimana pembangunan pertanian tidak saja dituntut untuk mengatasi masalah-masalah yang sudah ada, namun dihadapkan pula pada tuntutan demokratisasi yang terjadi di Indonesia. Sedangkan tantangan kedua adalah tantangan eksternal, dimana pembangunan sektor pertanian diharapkan mampu untuk mengatasi era globalisasi dunia. Kedua tantangan internal dan eksternal tersebut sulit dihindari dikarenakan merupakan kesepakatan nasional yang telah dirumuskan sebagai arahkebijakan pembangunan nasional di Indonesia.
            Menurut Samsul Bahari (Kompas, 15 Maret 004), persoalan pangan tidak hanya terkait dengan konsumsi dan produksi tetapi juga soal daya dukung sektor pertanian yang komprehensif. Ada empat aspek yang menjadi pra-syarat melaksanakan pembangunan pertanian: (1akses terhadap kepemilikan tanah, (2) akses input dan proses produksi, (3) akses terhadap informasi dan pasardan (4) akses terhadap kebebasan.
            Dari ke-empat pra-syarat tersebut, nampaknya yang belum dilaksanakan secarakonsisten adalah membuka akses petani dalam kepemilikan tanah dan membuka ruangkebebasan untuk berorganisasi dan menentukan pilihan sendiri dalam berproduksi. Pemerintah hingga kini selalu menghindari kedua hal itu karena dianggap mempunyai resiko tinggi. Kebijakan pemerintah lebih banyak difokuskan pada produksi dan pasar.
            Dengan melihat potensi sumberdaya yang dimiliki Indonesia, Stighlitz (2004) memberikan beberapa saran yang perlu diperhatikan ketika akan menyusun dan merumuskan kebijakan pembangunan pertanian. Saran-saran tersebut dapat dirangkum sebagai berikut:
(1)     Usaha pengembangan ekonomi lebih difokuskan pada sektor yang menghidupi mayoritaspenduduk yaitu penduduk di pedesaan yang berprofesi sebagai petani;
(2)     Program industrialisasi mestinya difokuskan pada aktivitas yang memiliki keterkaitandengan kepentingan mayoritas;
(3)     Pendidikan menjadi pra-syarat utama pembangunan dan ini harus dapat dijangkau olehgolongan mayoritas;
(4)     Dalam pembangunan Pertanian, prioritas bukan sekedar memproduksi komoditi, tapipenciptaan nilai tambah (value added);
(5)     Industrialisasi harus terkait dengan kepentingan petani
(6)     Sebagian besar hasil pertanian terutama perkebunan masih diolah di luar Indonesia,misalnya karet, crude plam oil/CPO, kakao, dll. Hal ini sebenarnya sangat mendukungindustrialiasi, oleh karena itu sebaiknya produk bukan dijual sebagai. barang mentah.
(7)     Terkait dengan efisiensi, program swastanisasi/privatisasi perlu persiapan, karena liberalisasi yang terburu-buru akan sangat berbahaya
(8)     Peran dan intervensi pemerintah untuk memberi prioritas pada ”mayoritas” tetap diperlukan, bukan sepenuhnya diserahkan pada “market mechanism” (invisible hand)
(9)     Perlu keseimbangan antara kepentingan pasar dan capur tangan dan atau peran pemerintah.
            Sumbangan atau jasa sektor pertanian pada pembangunan ekonomi terletak dalam hal:
1.      Menyediakan surplus pangan yang semakin besar kepada penduduk yang kian meningkat;
2.      Meningkatkan akan permintaan barang produk industri dan dengan demikian mendorong keharusan diperluasnya sektor sekunder dan tersier;
3.      Menyediakan tambahan penghasilan devisa untuk impor barang-barang modal bagi pembangunan melalui ekspor hasil pertanian terus menerus;
4.      Meningkatkan pendapatan desa untuk dimobilisasi Pemerintah;
5.      Memperbaiki kesejahteraan rakyat pedesaan.

KESIMPULAN
            Arah kebijakan pembangunan pertanian di Indonesia saat ini tentang pentingnya pembangunan pertanian khususnya di pedesaan seringkali didengung-dengungkan, namun dalam kenyataannya tetap saja pemberdayaan petani masih kurang diperhatikan. Melihat kondisi pertanian saat ini dapat diuraikan sebagai berikut:
1.        Pendapatan petani masih rendah baik secara nominal maupun secara relatif dibandingkan dengan sektor lain;
2.        Usaha pertanian yang ada didominasi oleh ciri-ciri:
a.    skala kecil,
b.   modal terbatas,
c.    teknologi sederhana,
d.   sangat dipengaruhi musim,
e.    wilayah pasarnya lokal,
f.     umumnya berusaha dengan tenaga kerja keluarga sehingga menyebabkan terjadinya involusi pertanian (pengangguran tersembunyi),
g.   akses terhadap kredit, teknologi dan pasar sangat rendah,
h.   Pasar komoditi pertanian sifatnya mono/oligopsoni sehingga terjadi eksploitasi harga pada petani.
3.        Pendekatan parsial yang yang bertumpu pada peningkatan produktifitas usahatani yang tidak terkait dengan agroindustri. Hal ini menunjukkan fondasi dasar agribisnis belum terbentuk dengan kokoh sehingga sistem dan usaha agribisnis belum berkembang seperti yang diharapkan, yang terjadi kegiatan agribisnis masih bertumpu pada kegiatan usahatani.
4.        Pembangunan pertanian yang ada kurang terkait dengan pembangunan pedesaan.
5.        Kurang memperhatikan aspek keunggulan komparatif yang dimiliki wilayah. Pembangunan agribisnis yang ada masih belum didasarkan kepada kawasan unggulan.
6.        Kurang mampu bersaing di pasaran, sehingga membanjirnya impor khususnya komoditas hortikultura.
7.        Terdapat senjang produktivitas dan mutu yang cukup besar sehingga daya saing produk pertanian Indonesia masih mempunyai peluang yang sangat besar untuk ditingkatkan.
8.        Pangsa pasar ekspor produk pertanian Indonesia masih kecil dan sementara kapasitas dan potensi yang dimilikinya lebih besar.
9.        Kegiatan agroindustri masih belum berkembang. Produk–produk perkebunan semenjak zaman Belanda masih berorentasi pada ekspor komoditas primer (mentah)
10.    Terjadinya degradasi kualitas sumberdaya pertanian akibat pemanfaatan yang tidak mengikuti pola-pola pemanfaatan yang berkelanjutan .
11.    Masih lemahnya kelembagaan usaha dan kelembagaan petani. Usaha agribisnis skala rumahtangga, skala kecil dan agribisnis skala besar belum terikat dalam kerjasama yang saling membutuhkan , saling memperkuat dan saling menguntungkan. Yang terjadi adalah penguasaan pasar oleh kelompok usaha yang kuat sehingga terjadi distribusi marginkeuntungan yang timpang (skewed) yang merugikan petani.
12.    Lemahnya peran lembaga penelitian, sehingga temuan atau inovasi benih/ bibit unggul sangat terbatas
13.    Lemahnya peran lembaga penyuluhan sebagai lembaga transfer teknologi kepada petani, setelah era otonomi daerah.
14.    Kurangnya pemerintah memberdayakan stakeholder seperti perguruan tinggi, LSM, dalam pembangunan pertanian.
15.    Lemahnya dukungan kebijakan makro ekonomi baik fiscal maupun moneter seperti kemudahan kredit bagi petani, pembangunan irigasi maupun pasar, dll


sumber :http://artikelekonomidanbisnis.blogspot.com/2012/07/artikel-ekonomi-analisis-kebijakan_24.html

Rabu, 15 Oktober 2014

Pertanian Berbasis Kearifan lokal

Beberapa  tahun terakhir banyak dilaporkan tentang penurunan produksi pertanian dan kegagalan panen. Di berbagai daerah terjadi kegagalan panen/puso pada tanaman padi akibat serangan tikus atau wereng, di daerah yang lain produksi gabah mengalami penurunan produktivitas lahan sehingga mengancam target penyediaan pangan, dan sebagainya. Hal ini sebenarnya disebabkan oleh perubahan perilaku petani dalam menerapkan sistem budidaya di lapangan. Sistem pertanian telah dikembangkan dengan banyak meninggalkan kearifan lokal dan tidak berbasis pada konsep kealaman. Beberapa contoh kasus di lapangan seperti penanaman satu jenis tanaman secara berulang dan terus menerus (monokultur), penamanan tidak serempak penyederhanaan jenis tanaman, dan sebagainya menjadi pemicu banyaknya kegagalan panen.
Penanaman  monokultur untuk mengejar target produksi tanpa adanya rotasi dalam jangka panjang juga tidak berbasis pada konsep kealaman, serta tidak menguntungkan terutama dari aspek ekologi dan agronomi. Dengan dalih ketersediaan air yang cukup, ada kecenderungan petani akan menanam padi secara terus menerus. Fenomena alam yang dipelajari dalam jangka panjang dengan ilmu yang diekspresikan dalam berbagai kearifan lokal seperti pranoto mongso sudah mulai ditinggalkan dan digantikan perannya oleh penggunaan external input. Sistem penanaman tidak serempak juga tidak menguntungkan karena menyebabkan siklus hama tidak terputus, karena ketersediaan pakan bagi hama tercukupi. Meluasnya serangan hama wereng dan tikus dimungkinkan karena penanaman padi yang tidak serempak.
Alam mengajarkan bahwa setiap organisme di alam termasuk hama mempunyai musuh alami, yang berperan sebagai pengendali alami. Jika penanaman padi dilakukan serempak, dengan populasi hama yang sama, maka kehilangan hasil tanaman akan terdistribusi dalam areal yang luas sehingga secara kualitatif akan rendah. Setelah tanaman dipanen, hama akan kehilangan pakan dan secara alami akan mengalami penurunan populasi, sehingga pada musim tanam berikutnya serangannya akan jauh menurun. Namun jika penanaman tidak serempak, hama hanya akan berpindah dari satu lahan ke lahan yang lain sehingga populasi terjaga, bahkan berkembang lebih banyak,”
Sebagian besar petani kita sudah tidak lagi belajar dari alam, dan lebih percaya pada penggunaan external input sebagai solusi terhadap permasalahan pertanian. Padahal alam membentuk keseimbangan dan keteraturan yang dinamis, sehingga seharusnya menjadi dasar dalam pengembangan sistem pertanian”,
Di daerah pedesaan yang masyarakatnya sebagian besar hidup dari pertanian, maka kearifan lokal tersebut juga terinternalisasi secara sadar dalam tata cara bertani. Kehidupan sehari-hari masyarakat petani pun tidak lepas dari kearifan lokal pertanian tersebut. Dapat dikatakan bahwa tata cara bertani yang berlandaskan pada kearifan lokal tersebut merupakan bentuk-bentuk local genius. Misalnya, pada masyarakat petani tradisional di beberapa wilayah Pulau Jawa dan di Pulau Bali, masih sangat mempercayai pengaruh pemilihan hari-hari tertentu sebagai hari-hari yang paling baik untuk melakukan penyemaian benih, mengolah lahan sawah, pindah tanam, dan sebagainya. Di Bali, masyarakat petani juga mengenal tata kelola pengairan sawah secara tradisional yang disebut dengan Subak. Lumbung-lumbung desa yang hingga awal 1980-an masih banyak terdapat di setiap pedesaan di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, dan Sulawesi merupakan bentuk lain dari kearifan lokal untuk menjaga ketahanan pangan tersebut. Di pulau Flores memang masih banyak ritual yang dilakukan berkaitan dengan pertanian,tetapi harus diakui banyak nilai yang telah pudar.
Contoh kearifan lokal tersebut secara ilmiah memang telah dapat dibuktikan kebenarannya. Perbedaan pemilihan hari untuk menyemai benih ternyata secara ilmiah terbukti dapat memberikan hasil yang berbeda pula. Pola pengairan tradisional Subak juga telah diakui dan teruji secara ilmiah oleh masyarakat dunia sebagai tata kelola pengairan yang sahih. Lumbung-lumbung desa yang selalu terisi penuh juga terbukti mampu menyelamatkan masyarakat lokal dari bencana kelaparan.
Local genius ini dalam prakteknya, sering kali tidak dapat diterima oleh masyarakat dengan budaya modern, bahkan oleh masyarakat pedesaan sendiri yang telah terimbas oleh modernisasi gaya hidup dan pengetahuan pertanian. Memang ada local genius sebagai bentuk dari kearifan lokal yang sering kali tidak dapat dipahami secara logika. Ada pula praktek-praktek pertanian yang telah dijalankan selama berpuluh bahkan beratus tahun ternyata secara ilmiah justru tidak terbukti kesahihannya.
Meskipun terdapat kearifan lokal  yang tidak lagi dapat diterima dan diterapkan, bukan berarti peranan masyarakat lokal dengan kearifan lokalnya dapat dan boleh direduksi atau diabaikan begitu saja. Justru kearifan lokal dapat menjadi faktor pendorong dinamisasi aktivitas pertanian di pedesaan.
Dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian tanaman pangan, kearifan lokal ini dapat dijadikan pendamping dari ilmu-ilmu serta teknologi modern. Sebab, seperti telah dijelaskan, kearifan lokal merupakan internalisasi dari pengalaman hidup yang panjang dan menjadi bagian dari way of lifemasyarakat lokal dengan norma-norma sosialnya. Dengan demikian kearifan lokal ini dapat sekaligus menjadi jaring penyaring modernisasi yang dapat berdampak negatif bagi kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat, maupun merusak alam lingkungan.
Hal tersebut menjadi sangat penting dalam konteks perwujudan ketahanan pangan nasional. Mewujudkan ketahanaan pangan nasional melalui peningkatan produksi komoditas pangan bukan berarti harus mengabaikan norma-norma sosial budaya, mengabaikan daya dukung dan kelestarian alam, serta memarginalisasi eksistensi masyarakat lokal. Ketahanan pangan nasional akan menjadi terlalu mahal ongkosnya bila harus mengabaikan ketahanan sosial budaya masyarakat pedesaan dan menimbulkan kerusakan alam.
Kearifan lokal ini menjadi benteng yang semakin penting dari hari ke hari sejalan dengan peningkatan peranan dunia usaha di bidang pertanian tanaman pangan. Peran dunia usaha memproduksi komoditas pangan memang sulit untuk dihindari, sebaliknya peranan tersebut perlu terus didorong. Sementara peran pemerintah lebih terfokus pada regulasi dan penyediaan infrastruktur pertanian. Meski demikian, peranan dunia usaha tetap harus sejalan dengan kearifan lokal yang telah tumbuh dan berkembang pada kehidupan masyarakat pedesaan selama ini.
Untuk itu, sebelum lebih banyak terjadinya kegagalan dan kerugian ada baiknya perlu dilakukan perbaikan dalam sistem budidaya dengan lebih mengedepankan konsep kealaman dan berbasis kearifan lokal melalui pemanfaatan dan pengelolaan alam dengan tetap menjaga kelestariannya. Lahan pertanian dimanfaatkan bukan hanya untuk jangka pendek tetapi juga untuk generasi yang akan datang, sehingga dalam mengelola lahan harus berorentasi produktivitas, stabilitas, kemerataan dan keberlanjutan. Dan untuk mewujudkan hal tersebut, perlu adanya kesadaran dari masyarakat untuk mengubah perilaku dan juga perlu dukungan dari pemerintah sebagai pembuat kebijakan,” (felix M. medikamstppbogor)

Sumber dari :http://medikamstppbogor.blogspot.com/2012/12/tekhnologi-vs-kearifan-lokal.html 

Sekolah di Bawah Bukit di pinggiran Pantai

Ini adalah sebuah sekolah luar biasa yang pernah saya ketahui, jadi bagi kalian yang tidak siap jangan pernah berani masuk ke sekolah ini. Jangankan berniat masuk melirik pun menurut saya jangan. Sekolah ini adalah SMA N 1 MATAULI , sekolah yang luar biasa yang pernah saya jalanin . Sekolah ini adalah sekolah yang didirikan oleh bapak Ir. Akbar Tanjung dan bapak Jend Faisal Tanjung , kedua orang hebat ini menurt saya adalah orang yang luar biasa yang memiliki dedikasi yang tinggi dan cita-cita yang tinggi untuk membangun dan mengembangkan kampung halamannya meski mereka sudah sukses dan memilki posisi di kota .

 SMA N 1 MATAULI , adalah SMA yang memilki peran luar biasa dalam setiap langkah hidup para siswanya. Letak sekolah ini adalah tempat dibawah deretan bukit barisan , dan berada di sebrang pantai yaitu pantai pandan, lebih rincinya SMA ini berada di kec Pandan, Tapanuli Tengah , Medan , Sumatera Utara. Sekolah ini bukan sekolah luar biasa , karena telah menciptakan banyak lulusan sejak 21 tahun lalu. Bahkan untuk dapat menjadi bagian sekolah ini perlu melaui proses yang sangat panjang. 
bangunan sekola, gymnasium, dan mes 
Ir. Akbar Tanjung 

Proses dimulai dari pendaftaran calon peserta didik baru atau pada zaman saya dinamana "PSB"( Penerimaan Siswa/i Baru ) . Selanjutnya di lanjutkan dengan Tes akademik yaitu tes mengerjakan soal, yaitu soal matematika, Bahasa Indonesia, Bahsa Inggris , IPA. setelah meelwati tes akademik , dalam tes akademik memilki sistem gugur . Bagi para calon peserta yang lulus dari tes akademik akan mengikuti tes selanjutnya yaitu tes kesehataan, tes psikotes, dan yang terakhir adalah tes ke smaptaan . Nah , dibagian kesemaptaan adalah tes terberat bagi saya karena ini adalah tes fisik , para peserta di haruskan mengitari stadion mini milik sekolah , selama 12 menit dilanjutkan dengan push-up, skot jump, full up, resh stok. tangpa istirahat. Serangkaian tes ini dilakukan selama seminggu,setelah itu baru menerima pengumuman. 

Setelah diumumkan lulus semua peserta belum serta merta menjadi siswa/i sekolah ini , tetapi masih menerima sebutan casis atau calon siswa .Mereka akan resmi menjadi siswa setelah mereka di lantik oleh bapak Ir. Akbar Tanjung , yang akan datang setiap tahunnya untuk melantik para peserta didik baru. 
Sekolah ini adalah sekolah yang luar biasa , memilki sistem pendidikan yang luar biasa dan memberikan pengalama hidup yang luar biasa juga bagi para peserta didiknya . Itulah SMA N 1 MATAULI , sebuah sekolah luar biasa yang berada di kota kecil dengan sejuta pelajaran hidup. Tidak hanya palajaran hidup tapi mengajarkan bagaimana berbagi, dan menjalin kekeluargaan dengan berbagai etnis dan suku serta agama. 
saya akan sertakan bebrapa foto tentang sekolah tercinta saya : 
ini adalah pelantikan siswa baru 
lapangan apel 
kolam Renang sekolah 
perpustakaan 
para siswa - siswi 
Sekolah yang tidak hanya memberi kami pendidikan yang secara ilmu tapi juga memberi kami pendidikan moral .